Skip to main content

Sempat Tertunda, Sidang Sengketa Fice Dengan Sekwan DPRD Provinsi Bengkulu Bergulir

Sempat Tertunda, Sidang Sengketa Fice Dengan Sekwan DPRD Provinsi Bengkulu Bergulir
Sempat Tertunda, Sidang Sengketa Fice Dengan Sekwan DPRD Provinsi Bengkulu Bergulir

Bengkulu - Fice Reli salah seorang aktifis Bengkulu melakukan gugatan terhadap Sekretaris Dewan Provinsi Bengkulu terkait keterbukaan informasi publik.

Sebelumnya Fice sudah melayangkan surat permintaan atas informasi publik, akan tetapi tidak ada balasan sampai surat keberatan juga tidak ditanggapi, dalam upaya hukum Fice juga mengajukan sengketa ke Komisi Informasi Provinsi bengkulu.

Menurut pengakuan Bahrin utusan dari termohon, yaitu Sekwan DPRD Provinsi Bengkulu dalam sidang, bahwa sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu memang belum dibentuk PPID yang menangani masalah keterbukaan informasi.

Sempat Tertunda, Sidang Sengketa Fice Dengan Sekwan DPRD Provinsi Bengkulu Bergulir

"Kalau ruangan kita sudah siap beserta peralatan yang menunjang, tapi orang yang mengerjakannya belum ada," ungkap bahrin dalam sidang perdana di KIP Bengkulu, Kamis (6/6/2024).

Dari pihak pemohon saudara Fice dengan tegas menyampikan bahwa keterbukaan informasi publik sekarang wajib berdasarkan Undang - undang No 14 tahun 2008.

“saya memintak kepada pihak sekwan agar memberikan data yang saya minta jangan ada kesannya ditutupi oleh pihak sekwan. kami menduga kalau ini tidak di buka berarti ada masalah jangan-jangan ini ada indikasi korupsi,” tegas Fice.

Dalam sidang pertama dan mediasi meminta pada tanggal 12 juni 2024 data tersebut diberikan dan sudah sepakat . 

Pihak termohon bahrin dan kuasa hukumnya Beni sepakat dan akan mencari data dan menyalin data tersebut.

“Kami mohon waktu untuk dapat menyalin data tersebut,” singkatnya.
Sebagai Informasi, sebelum terlaksanaknya sidang tersebut sempat beredar surat penundaan sidang sengketa dengan nomor surat : 001/KIP-BKL/PN.PA/V/2024. Dan pemohon sempat melaporkan ke Ombusman RI Perwakilan Bengkulu dikarenakan terindikasi MALADMINISTRASI. (**) 

Dibaca 37 kali

Facebook comments