Skip to main content

Pelaku UMKM Minta Pemerintah Segera Gelar OP Minyak Goreng

minyak goreng
ilustrasi google

Bengkulu – Para Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Bengkulu meminta kepada Pemerintah baik Provinsi maupun Kota Bengkulu untuk segera mengadakan Operasi Pasar Murah minyak goring karena saat ini harganya sudah diatas ambang kewajaran.

Jum, salah seorang pengerajin keripik meminta pemerintah untuk melakukan intervensi terhadap kenaikan harga minyak goreng yang sedang mengalami lonjakan. Pasalnya, komoditas minyak goreng sebagai bahan baku produksi sangat strategis bagi UMKM di sektor makanan.

"Kami mendesak Pemerintah segera intervensi terhadap harga-harga bahan pokok terutama minyak goreng," katanya, Senin (8/11).

Ia menambahkan bukan hanya minyak goring saja yang melambung tinggi tapi harga gas elpiji subsidi 3 Kg juga mengalami kenaikan berkisar Rp25 ribu hingga Rp30.000/tabungnya. Selain itu daya beli masyarakat juga kurang.

Jum mengatakan dengan menurunnya laju penyebaran Covid-19 saat ini membuat usaha keripiknya mulai kembali menggeliat namun sekarang dihadapai pada kenyataan melambungnya harga bahan baku utama yakni minyak goring dan gas.

Sesuai acuan Kementerian Perdagangan, harga minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 11 ribu per liter. Adapun, mengutip Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), rata-rata harga minyak goreng curah secara nasional dihargai Rp 17.000 hingga Rp22.000 per kg.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kemendag, mengatakan, meski tengah mengalami kenaikan, pemerintah memastikan ketersediaan minyak goreng di dalam negeri. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir soal potensi kelangkaan minyak goreng di pasaran. (Red)

Dibaca 4 kali

Facebook comments