Skip to main content

Masyarakat Minta Lahan Sengketa Dengan PT ABS Di Kembalikan Kepada Masyarakat

lahan
Ketua DPRD Bengkulu Selatan, Barli Halim,

Manna – Perwakilan masyarakat pemilik lahan yang bersengketa dengan PT Agro Bengkulu Selatan (ABS) di wilayah Kecamatan Pino Raya dan Desa Bandar Agung Kecamatan Ulu Manna mendatangi DPRD BS meminta agar lahan sengketa yang dikuasai PT ABS pada 2015 lalu sampai saat ini lahan tersebut terbengkalai dan tidak terurus.

Ketua DPRD Bengkulu Selatan, Barli Halim, Senin (4/10) mengatakan tadi ada Sembilan warga perwakilan pemilik lahan yang bersengketa dengan PT ABS menemui saya untuk menyampaikan persoalan terkait lahan yang dikuasai PT ABS.

“Tujuan kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi terkait sengketa lahan dengan PT ABS yang tak kunjung selesai,” ujarnya.

Ia berjanji akan segera menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan warga dan dalam waktu dekat akan memanggil pihak terkait untuk meminta penjelasan terkait status lahan PT ABS.

“Kami segera tindaklanjuti aspirasi warga ini. Dalam waktu dekat akan memanggil pihak terkait,” tukas Barli. 

Sementara itu salahs eorang perwakilan warga, Rusli mengatakan tujuan kami menemui Ketua DPRD untuk menyampaikan aspirasi terkait sengketa lahan dengan PT ABS yang tak kunjung selesai.

“Kami berharap anggota dewan dapat menyampaikan aspirasi warga untuk menuntaskan sengketa lahan masyarakat dengan PT ABS dan segera menindaklanjuti aspirasi yang kami sampaikan ini. Karena warga merasa dirugikan atas sengketa lahan dengan pihak perusahaan,” ujar Rusli.

Diceritakan Rusli, lahan milik masyarakat yang diklaim PT ABS ataupun yang sudah dibeli secara resmi saat ini terbengkalai karena sejak tahun 2015. Setelah dibersihkan, lahan tak kunjung ditanami sawit. Lahan yang sudah ditanami sawit pun tidak terurus, tanaman sawit banyak tidak tumbuh dan mati dan sekarang sudah menjadi hutan lagi dan banyak kayu besar tumbuh dilahan tersebut.

“Karena lahan yang tidak terurus maka kami berharap Pemda melakukan tindakan tegas. Salah satunya mengembalikan kepemilikan lahan tersebut ke masyarakat,” katanya

Ia menambahkan jika lahan dikembalikan ke masyarakat, tentunya dapat digarap  sehingga dapat menjadi sumber penghasilan, yang tentunya dapat membantu perekonomian masyarakat. (Adv)

Dibaca 34 kali

Facebook comments