Skip to main content

Jemput Aspirasi Dapil 3, Jaya Marta Dan Mella Marlieta Reses Di Kecamatan Singaran Pati

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Jaya Marta Dan   Mela menggelar Reses di wilayah Dapil 3 mencakup Kecamatan Singaran Pati dan   Kecamatan Gading Cempaka untuk menjemput aspirasi masyarakat berlokasi di halaman   Kantor Kecamatan Singaran Pati, Minggu (11/9).
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Jaya Marta Dan Mela menggelar Reses di wilayah Dapil 3 mencakup Kecamatan Singaran Pati dan Kecamatan Gading Cempaka untuk menjemput aspirasi masyarakat berlokasi di halaman Kantor Kecamatan Singaran Pati, Minggu (11/9).

Bengkulu - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Jaya Marta dan Mella Marlietamenggelar Reses di wilayah Dapil 3 mencakup Kecamatan Singaran Pati dan Kecamatan Gading Cempaka untuk menjemput aspirasi masyarakat berlokasi di halaman Kantor Kecamatan Singaran Pati, Minggu (11/9).

Reses dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kota Bengkulu, Camat Singaran Pati yang diwakili Sekretaris, masyarakat di dapil 3 dan tamu undangan lainnya. Kegiatan diisi dengan acara tanya jawab. 

Perwakilan warga menyampaikan : 
1. Aspirasi keresahan dengan pola pendidikan sekarang terkait zonasi di Kota Bengkulu yang terkesan kurang     transparan. 
2. Keadaan sulit karena BBM naik yang berdampak antrian kendaraan di SPBU, sembako jadi naik.
3. Masalah banjir di daerah Padang Nangka, lampu jalan mati di Muhajirin setelah dipasang 3 bulan, jika mau       dihidupkan harus diperbaiki sendiri.
4. Segera dilakukan foging dan perbaikan saluran drainase di musim penghujan.

1

Menjawab aspirasi tersebut, Jaya Marta menjelaskan bahwa masyarakat mengeluh dengan sistem zonasi yang bertujuan memudahkan bagi anak-anak sekolah, tapi kenyataannya berbeda. Masyarakat mengeluhkan antrian kendaaraan di SPBU diharapkan berdoa dan bersabar dengan kondisi saat ini, BBM langka dan naik mengakibatkan sembako naik.

"Solusinya akan di bahas dengan Dinas Pendidikan Kota agar bagaimana pelaksanaan kedepannya lebih baik. Kenaikan BBM ini menjadi masalah nasional dan ke depan pemerintah pusat akan memberikan bantuan seperti bansos, mudah-mudah bapak dan ibu mau bersabar," jelas Jaya Marta.

Mengenai masalah banjir, masyarakat diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan dan waspada bagi yang tinggal di daerah rawan banjir. Lakukan foging sebelum wabah serta lakukan renovasi drainase.

"Penanggulangan banjir dengan pengendalian banjir, dengan pengerukan irigasi dan sungai yang dangkal, Banjir kiriman dari kabupaten tetangga karena ada daerah pemukiman yang lebih rendah dari permukaan air lautdiharapkan waspada. Foging bisa dilaksanakan sesuai dengan kriterianya karena kalau keseringan berdampak tidak baik, Foging sebaiknya dilaksanakan sebelum ada wabah," sambungnya.

2

Hal senada juga disampaikan Mella Marlieta bahwa sistem zonasi menggunakan aplikasi, BBM naik sudah menjadi kebijakan Pusat, lampu mati akan dibahas di dinas terkait. 

"Pendaftaran sekolah sekarang secara online jadi masih banyak masyarakat dan pihak sekolah yang belum memahaminya. BBM naik sudah menjadi kebijakan Pusat, bagi masyarakat ekonomi kecil akan mendapat bantuan tunai," terang Mella Marlieta

"Kami ada dana aspirasi, untuk daerah yang terdampak banjir dan mati lampu akan kita anggarkan dalam bentuk infrastruktur," pungkasnya

Sebagai informasi untuk di Dinas Pertanian Kota Bengkulu, mendapat anggaran dana aspirasi Jaya Marta sebesar 200 juta Rupiah berupa Tangki dan pupuk. Karena fungsi DPRD adalah : 1. Penganggaran, 2. Pengawasan/ kontrol, 3. Undang-undang maka kewenangan ini akan kami usulkan ke walikota/ eksekutif. (dd)

 

Dibaca 9 kali

Facebook comments