Skip to main content

WHO Sebut Pandemi Corona Tahun Kedua Bisa Lebih Buruk

who
WHO Sebut Pandemi Corona Tahun Kedua Bisa Lebih Buruk

Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut pandemi COVID-19 di tahun kedua kemungkinan akan lebih buruk dari pada sebelumnya. Hal ini dikarenakan varian baru Corona terus menyebar.

"Tahun kedua pandemi COVID-19 mungkin lebih sulit daripada yang pertama mengingat bagaimana virus Corona baru menyebar, terutama di belahan bumi utara karena varian yang lebih menular beredar," kata Mike Ryan, pejabat darurat tertinggi WHO, dalam sebuah acara di media sosial, pada hari Rabu.

Jumlah kematian Corona di dunia kini sudah mendekati 2 juta orang sejak pandemi Corona merebak. Ada lebih dari 90 juta orang terinfeksi COVID-19.

Dalam update perkembangan WHO, Ryan menyebut ada lima juta kasus baru yang dilaporkan selama sepekan belakangan. Penambahan yang cukup tinggi juga berkaitan dengan aturan COVID-19 yang mulai longgar selama musim liburan.

"Kerumunan meningkat dan kombinasi faktor-faktor yang telah mendorong peningkatan penularan di banyak, banyak negara," Kata Ryan.

Begitu pula dengan yang diyakini pimpinan teknis WHO untuk COVID-19. Ia menyebut pasca liburan kondisi akan jauh lebih buruk.

"Setelah liburan, di beberapa negara situasinya akan menjadi jauh lebih buruk sebelum menjadi lebih baik," katanya.

"Saya khawatir kami akan tetap berada dalam pola puncak dan palung dan puncak dan palung, dan kami dapat melakukannya dengan lebih baik," lanjut Van Kerkhove.

Menyebarnya varian baru Corona yang ditemukan di Inggris membuat banyak orang khawatir picu peningkatan kasus naik tajam. Beberapa negara memang menerapkan pembatasan ketat baru usai lonjakan kasus COVID-19 terjadi.

Bahkan, China melaporkan kasus kematian COVID-19 pertama pasca 8 bulan bebas dari COVID-19. (Red/dtc)
 

Dibaca 5 kali

Facebook comments