Skip to main content

Wabup Benteng Bersama Forkopimda Ikuti Rakor Terkait Intruksi Mendagri

Forkopimda
Wabup Benteng Bersama Forkopimda Ikuti Rakor Terkait Intruksi Mendagri

Benteng – Wakil Bupati Bengkulu Tengah Septi Peryadi, S.TP.,M.AP bersama unsur Forkopimda Bengkulu Tengah ikuti Rapat Koordinasi dengan agenda arahan Forkopimda Provinsi Bengkulu Kepada Bupati / Walikota, Forkopimda Kab/kota dan Kantor Kemenag Kab/Kota Terkait Natal dan Tahun Baru secara virtual (Zoom Meeting) Senin, (29 / 11).

Acara di mulai dengan penyampaian dari Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu Drs. Rusdi, M.Pd terkait Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021. Instruksi Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022, setelah itu dilanjutkan dengan arahan dari masing-masing unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu.

1

Adapun hasil dari rapat koordinasi ini yang di sampaikan langsung oleh Gebernur Bengkulu Dr. Rohidin Mersyah setelah mendapatkan arahan dari masing-masing unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu yaitu Penerapan / implementasi dari instruksi Kemendagri bertujuan sebagai bentuk antisipasi dan mitigasi agar tidak terjadi lonjakan kembali kasus covid-19 khususnya di wilayah Bengkulu.

“ Pada posisinya sekarang kita pada zona hijau atau aman ini ukuran keberhasilan yang sudah kita lakukan sampai saat ini, untuk mencegah lonjakan kasus covid-19 maka pemerintah menetapkan sejak tanggal 24 Desember sampai 2 Januari 2022 status wilayah pada level 3” Jelasnya

Penerapan protokol kesehatan berdasarkan instruksi mendagri harus diberlakukan terutama pada pusat peribadatan, pusat-pusat wisata, pusat – pusat perbelanjaan dan aktivitas sosial kemasyarakatan seperti pesta pernikahan dan sejenisnya. ini merupakan subtansi pokok dari penerapan PPKM level 3 pasca natal dan tahun baru. Tambahnya

selain itu juga harus menjadi perhatian bersama, dengan adanya potensi gerakan masyarakat terkait upah minimum yang dibeberapa daerah juga menimbulkan kerumunan, selain itu juga reuni 212, bencana hidrometeorologi yang cukup membahayakan jika tidak ditangani dengan serius. Untuk itu harus diupayakan antisipasi sesuai dengan level dan wewenang masing-masing.

Terakhir Gebernur Bengkulu Dr. Rohidin Mersyah menyampaikan terkait Vaksinasi massal ditargetkan di bulan desembar yang akan datang capaian betul – betul harus direalisasikan seperti pembuatan penjadwalan kegiatan yang dibuat dimasing-masing wilayah, kegiatan vaksinasi juga harus proaktif saat ini kita mulai jemput bola yang didasari dengan data – data yang valid dan juga mengaktifkan kembali posko – posko untuk memantau dan mengevaluasi sebagai perbaikan kedepannya. Tutupnya (***)

 

 

Dibaca 4 kali

Facebook comments