Skip to main content

LPKA Kelas II Bengkulu Rancang Coffee Shop Binaan, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Anak Berorientasi Masa Depan

LPKA Kelas II Bengkulu Rancang Coffee Shop Binaan, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Anak Berorientasi Masa Depan
LPKA Kelas II Bengkulu Rancang Coffee Shop Binaan, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Anak Berorientasi Masa Depan

LPKA Kelas II Bengkulu terus berupaya menghadirkan inovasi pembinaan yang berorientasi pada masa depan anak binaan. Salah satu langkah nyata yang tengah dirancang adalah pendirian coffee shop sebagai wadah kegiatan produktif dan kemandirian, yang berangkat dari keterampilan nyata yang telah dimiliki anak binaan melalui pelatihan barista kopi sebelumnya.

Perencanaan pendirian coffee shop ini bukan sekadar menghadirkan ruang usaha, tetapi menjadi simbol harapan. Anak binaan tidak hanya dibekali teori, melainkan diarahkan untuk mengaplikasikan keterampilan secara langsung dalam bentuk pembinaan yang produktif dan bernilai ekonomi.

Sebagai langkah awal, hari ini telah dimulai penataan ruangan yang akan difungsikan sebagai area coffee shop. Penataan tersebut menandai dimulainya tahapan implementasi program, sekaligus menjadi wujud komitmen LPKA Bengkulu dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang mendukung tumbuhnya kreativitas anak binaan.

Kepala LPKA Kelas II Bengkulu, Elizama Gori, turut meninjau langsung kegiatan tersebut. Ia menyampaikan harapannya agar coffee shop ini dapat menjadi program pembinaan berbasis keterampilan kemandirian yang berkelanjutan, sekaligus sarana pembelajaran nyata bagi anak binaan dalam menghadapi kehidupan setelah masa pembinaan. Pimpinan LPKA Bengkulu juga menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan program ini ke depannya.

Ke depan, Coffee shop binaan LPKA Bengkulu dirancang tidak hanya melayani kebutuhan internal, tetapi juga menyasar setiap pengunjung yang datang agar dapat menikmati sajian kopi hasil keterampilan anak binaan. Melalui secangkir kopi, tersaji pula cerita tentang proses belajar, perubahan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi anak binaan untuk bangkit, mandiri, dan percaya diri, bahwa keterampilan yang mereka miliki hari ini dapat menjadi bekal berharga dalam menata kehidupan esok hari.

Dibaca 3 kali

Facebook comments