Skip to main content

Komisi I DPRD Kepahiang Dukung PTM dengan Prokes Ketat

Prokes
Komisi I DPRD Kabupaten Kepahiang mendukung penuh rencana pemerintah untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM)

Kepahiang - Komisi I DPRD Kabupaten Kepahiang mendukung penuh rencana pemerintah untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) namun dengan catatan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) 3M (Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak).

Hal ini dilakukan agar pelajar di Kabupaten Kepahiang tidak sampai mengalami loss learning (kehilangan pembelajaran).

“Untuk menghindari anak-anak kehilangan pembelajaran, karena sudah setahun lebih melakukan pembelajaran jarak jauh atau penugasan, kami mendukung Dinas Dikbud Kepahiang menerapkan PTM,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Kepahiang Ansori M usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Dikbud Kepahiang, Rabu (08/09).

1

Akibat loss learning tersebut, lanjut Ansori, akan berdampak negatif pada perkembangan peserta didik di Kabupaten Kepahiang.

“Dampaknya akan buruk bagi anak-anak kita yang hanya diberi tugas atau datang sesekali saja ke sekolah. Untuk itu kami rasa dengan kondisi sudah menurunnya angka covid-19 di Kepahiang, PTM bisa dilakukan dengan prokes 3M yang ketat,” terang Ansori.

Menurut Ansori, sudah banyak pihak mendukung pelaksanaan PTM dengan prokes ketat, terutama di wilayah PPKM Level 3 ke bawah.

“Unuk daerah yang melaksanakan PPKM level 4 memang belum dianjurkan, tapi untuk Kepahiang PTM bisa dilakukan. Pelayanan pendidikan harus tetap maksimal untuk mencerdaskan anak bangsa,” tutur Ansori.

Sebelumnya dalam RDP, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Dikbud Kepahiang, Nining Fawely Pasju mengakui PTM sudah dilakukan di sejumlah sekolah tingkat SD dan SMP yang menjadi kewenangan Dinas Dikbud Kepahiang.

“Sudah dilakukan di sejumlah sekolah. Kami sudah memberikan sosialisasi terkait prokes saat melaksanakan PTM di sekolah kepada semua kepala sekolah,” ungkap Nining. (Adv)

Dibaca 2 kali

Facebook comments