Bengkulu, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bengkulu, Elizama Gori, melaksanakan kegiatan troling dan inspeksi menyeluruh ke area wisma hunian sebagai bagian dari penguatan pengawasan dan penjaminan kualitas pembinaan di lingkungan lembaga. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan memastikan bahwa seluruh anak binaan berada dalam kondisi baik, serta bahwa keamanan dan ketertiban wisma tetap terjaga sesuai standar yang telah ditetapkan. (14/11)
Dalam kegiatan yang berlangsung pada hari ini, Elizama Gori meninjau sejumlah wisma hunian dan melakukan dialog langsung dengan anak binaan. Ia menanyakan kondisi kesehatan, kenyamanan tinggal, kegiatan harian, serta perkembangan pembinaan yang mereka ikuti. Interaksi dilakukan dengan pendekatan komunikatif, ramah, dan humanis untuk memberikan rasa aman sekaligus mendorong anak binaan agar lebih terbuka.
“Kami ingin memastikan bahwa semua anak binaan berada dalam kondisi sehat, nyaman, dan mendapatkan hak-hak pembinaan mereka secara penuh. Pendekatan dengan sentuhan humanis menjadi hal penting dalam membangun kepercayaan dan kenyamanan mereka,” ujar Elizama Gori di sela-sela kegiatan.
Tidak hanya berinteraksi dengan anak binaan, Elizama Gori juga melakukan koordinasi lapangan dengan jajaran petugas pengawasan. Ia menanyakan situasi keamanan terkini, kesiapan petugas dalam menjalankan tugas, serta memastikan bahwa standar operasional prosedur (SOP) pengawasan telah dilaksanakan secara konsisten. Evaluasi singkat pun dilakukan untuk mengidentifikasi potensi risiko dan langkah perbaikan yang diperlukan.
“Kedisiplinan dan kesiapsiagaan petugas menjadi faktor kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban wisma hunian. Oleh karena itu, kami terus menegaskan pentingnya pengawasan melekat dan koordinasi yang solid,” tegasnya.
Lebih lanjut, Elizama Gori juga menekankan bahwa layanan pembinaan bukan hanya menyangkut keamanan, tetapi juga penanaman nilai, pendidikan, serta pendampingan psikologis. Ia menyampaikan komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kualitas program pembinaan agar anak binaan dapat kembali ke masyarakat dengan bekal karakter dan kemampuan yang lebih baik.
“Kami berkomitmen menghadirkan lingkungan pembinaan yang tidak hanya aman, tetapi juga mendidik. Setiap anak memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, dan tugas kami adalah memastikan mereka mendapatkan ruang pembinaan yang layak dan mendukung,” tambahnya.
Kegiatan troling ini ditutup dengan evaluasi singkat bersama petugas serta penyampaian arahan penguatan kepada seluruh jajaran. Melalui langkah ini, LPKA Bengkulu berharap dapat semakin meningkatkan mutu pengawasan, memperkuat hubungan antara petugas dan anak binaan, sekaligus menciptakan suasana hunian yang kondusif dan penuh pembinaan positif.
Facebook comments