Skip to main content

Cabuli Pelajar Sebanyak 2 kali, Pemuda Kepahiang Masuk Bui

Tengah : Pelaku Pencabulan Yang Diamankan Polres Kepahiang
Tengah : Pelaku Pencabulan Yang Diamankan Polres Kepahiang

Bengkulu, Viralpublik.com - Pemuda beriinisial BS (21) warga Kabupaten Kepahiang yang kesehariannya berkerja sebagai petani, terpaksa berurusan dengan pihak kepolisan akibat perbuatannya yang diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur sebut saja Bunga (13) yang masih berstatus seorang pelajar. 

Kapolres Kabupaten Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady, Selasa (5/2) menerangkan, perbuatan tersangka BS ini terungkap pada Sabtu tanggal 02 Februari 2019  sekira pukul 22.00 WIB. Dimana pelapor yang merupakan guru korban di sekolah mendatangi Mapolres Kabupaten Kepahiang melaporkan tentang persetubuhan dan pencabulan terhadap korban. 

Menurut keterangan korban kepada saksi pelapor, bahwa korban telah disetubuhi dan dicabuli sebanyak 2 kali oleh tersangka BS. Dengan laporan tersebut, anggota piket Reskrim bersama dengan anggota unit PPA Sat Reskrim Polres Kepahiang melakukan penyelidikan dengan cara membawa korban ke RSUD Kepahiang untuk dilakukan Visum Et Repertum (VER). Setelah korban dilakukan VER dan hasilnya, selaput darah korban mengalami luka robek dibagian sensitif korban.

Dengan begitu, pihak kepolisian langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka BS dan melakukan 
pemeriksaan terhadap saksi - saksi (pelapor, korban, teman korban) serta terhadap tersangka BS.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap saksi saksi yang menerangkan bahwa tersangka BS telah menyetubuhi dan mencabuli korban sebanyak 2 kali yang dilakukan pada Sabtu tanggal 13 Mei tahun 2017 dirumah korban dan pada Senin tanggal 18 September tahun 2017 di rumah nenek tersangka,” terang Kasat.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan kepolisian, tersangka BS telah mengakui perbuatannya bahwa dia telah menyetubuhi dan mencabuli korban sebanyak 2 kali. 

Sementara hingga sampai saat ini, tersangka masih diperiksa secara intensif oleh petugas. Barang bukti yang diamankan yaitu pakaian yang dipakai oleh korban pada saat kejadian.

“Atas perbuatannya melakukan dugaan Tindak Pidana Persetubuhan dan Pencabulan terhadap anak, tersangka dijerat  pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (1), (2) dan Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang  Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo UU RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang Republik  Indonesia  nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua atas Uundang-undang Repblik Indonesia  nomor 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak," pungkas Kasat. (Rori Oktriyansyah) 

Dibaca 269 kali

Facebook comments