Skip to main content

FPPI Harus Mampu Mengangkat Derajat Perempuan

FPPI
Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kota Bengkulu menggelar rapat koordinasi DPC FPPI perdana , Sabtu (12/6)


Bengkulu - Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kota Bengkulu menggelar rapat koordinasi DPC FPPI perdana di Lesehan 10 Kampar dihadiri  oleh Kepala Dinas DP3A2KB yang diwakilkan Drs Siherman, Ketua FPPI Provinsi Bengkulu Hj  Elly Dahniarti S.Sos,  Sekretaris FPPI Provinsi Bengkulu  Suarni Muslim B.A, Dewan Pakar FPPI Kota Bengkulu, Pengurus FPPI Kota Bengkulu beserta Anggota-anggota FPPI Kota Bengkulu

Dalam sambutanya Kepala Dinas DP3A2KB yang diwakilkan Drs Siherman, Sabtu (12/6) mengatakan perempuan di satu pihak masih tersisihkan dan oleh karena itu peran dari FPPI inilah yang harus bersinergi dengan lembaga-lembaga terkait, untuk mengangkat derajat dalam pemberdayaan perempuan.

1

"perempuan di satu sisi masih tersisihkan dan oleh karena itu FPPI diharapkan dapat bersinergi dan mengangkat derajat perempuan," kata Siherman.

Siherman memberi apresiasi atas terbentuknya FPPI di Provinsi Bengkulu ini.

Sementara itu ketua FPPI Kota Bengkulu, Dra Hj Saptanti Nugrohowati dalam sambutannya mengatakan pada tanggal 27 Agustus 2020 lalu,  FPPI di Provinsi Bengkulu telah diresmikan. 

"FPPI ini terbentuk dengan tujuan, mewujudkan cita-cita perempuan," ujarnya.

Ia mengharapkan kepada peserta FPPI untuk dapat secara aktif saling menguatkan dan eksis dalam menangani permasalahan-permasalahan yang terjadi pada perempuan dan orientasi lain dalam organisasi ini memberikan manfaat kepada khalayak. 

Ketua FPPI Provinsi Bengkulu Hj  Elly Dahniarti S.Sos dalam pemaparanya menyampaikan bagaimana cara memberdayakan perempuan. 

2

“Dengan hadirnya FPPI ini dapat menghentikan deskriminasi perempuan. Anggota DPC FPPPI Kota Bengkulu diharapkan kerjasamanya dan saling berkoordinas” jelasnya.

Hj.Elly juga menjelaskan dalam berorganisasi, khususnya FPPI perlu adanya keikhlasan untuk melaksanakan amanah, sebagai garda terdepan dari ancaman radikalisme.

Sekretaris FPPI DPD Provinsi Bengkulu, Suarni Muslim B.A memberikan paparannya pada bidang masing-masing mempunyai amanah yang diemban dengan penuh tanggungjawab.

“Misalkan saja pada bidang organisasi keanggotan dan kaderisasi menilai, bahwa FPPI belum adanya kegiatan selama enam bulan ke depan. Maka ketua bidang ini mengeluarkan surat pemberitahuan, agar organisasi menjadi lebih aktif.  

Seperti bidang-bidang lainnya juga contohnya bidang ekonomi kerakyatan, koperasi, dan kewirausahaan, dapat bekerja sama dengan UMKM yang ada”.

Sementara Dewan Pakar FPPI, dr  Anarulita Mucthar  menjelaskan, di dalam berorganisasi, keaktifan lebih penting. Karena akan bermitra dengan pemerintah. Pemerintah akan melihat kerja atau keaktifan organisasi, maka baru akan dapat bersinergi.(Red)

Dibaca 13 kali

Facebook comments