Skip to main content

Dewan Soroti Permendikbud Tentang Juknis Dana BOS

Juknis dana BOS
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Komisi I, Suimi  Fales

Bengkulu – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Komisi I, Suimi  Fales menyoroti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 06 Tahun 2021 tentang petunjuk teknis pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) reguler yang dinilai tak mendukung dunia pendidikan.

“Kami minta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI mencabut atau mengkaji ulang aturan tersebut,” kata politisi PKB yang akrab disapa Wan Sui, Jumat (10/9).

Ia menambahkan terkhusus Pasal 3 ayat (2) huruf d yang diteken beberapa waktu lalu mendapat kritikan tajam dan penolakan yang dinilai diskriminatif serta tidak memenuhi rasa keadilan sosial.

Sedangkan pada pasal 2 Permendikbud menyatakan efisiensi dalam penggunaan dana BOS reguler yang diiringi dengan peningkatan kualitas. Sedangkan pasal 3, lembaga pendidikan jumlah peserta didiknya paling sedikit 60 orang selama 3 tahun terakhir.

“Permasalahannya bagaimana untuk sekolah yang berada di pedalaman atau pelosok negeri,” katanya.

“Pemerintah seharusnya mensuport setiap anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan dan juga memberikan dukungan bagi lembaga pendidikan yang selama ini telah membantu pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa,” lanjutnya.

Oleh karena itu dirinya menilai Permendikbud itu malah terkesan mematikan semangat yayasan, madrasah atau lembaga lain yang turut andil dalam mencerdaskan anak bangsa.

Untuk itu Ia bersikukuh agar pemerintah khususnya Kemendikbudristek mengkaji ulang rencana ini.

Sebelumnya, Kemendikbudristek Nadiem Makarim telah melakukan evaluasi serta mempertimbangkan pandemi COVID-19 yang ternyata memiliki dampak besar pada jumlah peserta didik, dengan berencana memberlakukan persyaratan ini di tahun 2022.

Menurut Nadiem dalam kondisi ekstrem akibat pandemi diperlukan fleksibilitas dan tenggang rasa pada satuan pendidikan yang masih sulit melakukan transisi menjadi sekolah dengan memenuhi skala minimum. (Adv)

Dibaca 9 kali

Facebook comments