Bengkulu Tengah – Pembayaran mengenai perjalanan dinas (perjadin) dan bimbingan teknis (bimtek) yang hingga kini belum juga direalisasikan menjadi beban anggota dewan yang sebelumnya harus menggunakan dana pribadi untuk membiayai kegiatan kedinasan.
Ketua Komisi II DPRD Bengkulu Tengah, Jon Karnedi, S.Sos, mengungkapkan bahwa dirinya masih menunggu pelunasan sekitar tujuh hingga delapan perjadin dan dua kegiatan bimtek dengan total nilai mencapai sekitar Rp40 juta.
“Khusus saya sendiri masih ada tujuh atau delapan perjadin yang belum dibayarkan, termasuk dua perjalanan bimtek. Walaupun hanya uang harian, tetap saja harus dibayarkan karena itu hak kami,” ujar Jon Karnedi.
Jon menjelaskan, berdasarkan informasi dari Sekretariat DPRD, keterlambatan terjadi akibat belum lengkapnya dokumen pertanggungjawaban (SPJ) serta keterbatasan anggaran daerah. Namun, ia menyebut telah menerima kabar bahwa Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sudah ditandatangani dan pembayaran dijanjikan akan dilakukan penuh bulan ini.
“Kami sangat berharap janji itu benar-benar ditepati. Kalau dicairkan separuh-separuh, tidak ada manfaatnya bagi kami. Jujur saja, kadang kami sampai harus meminjam uang untuk menjalankan tugas. Jadi kami mohon agar janji pencairan penuh di bulan ini benar-benar direalisasikan,” tambahnya.
Senada dengan itu, anggota DPRD Bengkulu Tengah Sahermanzah juga mengeluhkan hal serupa. Ia mengaku masih memiliki sekitar delapan perjalanan dinas yang belum dibayarkan dengan nilai mencapai Rp50 juta.
“Kalau saya, ada sekitar delapan perjadin yang belum dibayarkan, totalnya sekitar Rp50 juta. Saya kurang tahu apa kendalanya, tapi menurut Sekwan semua kelengkapan administrasi sudah selesai. Kami hanya menunggu pencairan dan berharap janji pelunasan bulan ini bisa ditepati,” ungkap Sahermanzah.
Para anggota DPRD menegaskan bahwa mereka tidak mempermasalahkan kebijakan efisiensi anggaran, namun berharap hak-hak kedinasan dapat segera diselesaikan agar tidak mengganggu tugas dan tanggung jawab mereka sebagai wakil rakyat. (Sumber : rakyatbenteng.bacakoran.co)
Tunggakan Perjadin dan Bimtek Capai Ratusan Juta, DPRD Bengkulu Tengah Minta Kepastian Pencairan
Facebook comments