Skip to main content

Bimtek LAPOR SP4N, Pemkot Serius Tingkatkan Pelayanan Publik

Bimtek aplikasi Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat (Lapor) Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N)
Bimtek aplikasi Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat (Lapor) Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N)

Kota Bengkulu  - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Bengkulu menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat (Lapor) Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N), Kamis pagi (28/09/2017) di Hotel Puteri Gading, Kota Bengkulu. 

Kepala Dinas (Kadis) Kominfo dan Persandian Kota Bengkulu Medy Pebriansyah mengatakan Bimtek bertujuan menambah pengetahuan bagi pelayan publik. Terkhusus pelayanan publik di lingkungan Kota Bengkulu. 

Menurut Medy, Bimtek aplikasi Lapor SP4N akan memberi pelayanan yang maksimal untuk warga Bengkulu. 

Selain itu, Bintek ini ditujukan untuk menambah pengetahuan peserta Bimtek tentang kerangka hukum dan kebijakan pengelolaan pengaduan pelayanan publik dan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik.

"Kita berharap, Bimtek ini juga dapat memberi pengetahuan kepada peserta Bimtek tentang petunjuk teknis dan tata kerja sistem lapor SP4N serta untuk menyatukan persamaan persepsi dalam implementasi pengelolaan aplikasi LAPOR SP4N," kata Medy. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bengkulu yang diwakili oleh Asisten III Setda Kota Bengkulu M. Husni juga berharap seluruh OPD di Kota Bengkulu memberi akses yang luas kepada masyarakat untuk menggunakan aplikasi Lapor.go.id di Bengkulu.

"Kita berharap aplikasi ini bisa memberi kontribusi tata kelola birokrasi yang lebih baik," ucapnya. 

Selama berlangsung, Bimtek diikuti oleh pejabat penghubung LAPOR SP4N dari masing-masing OPD. Sementara, materi Bimtek disampaikan perwakilan dari Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Bengkulu Isweldi dan Dinas Kominfo dan Persandian Kota Bengkulu Nugroho Tri Putra yang  dimoderatori oleh Erika Ariesanti. 

Dibaca 39 kali

Facebook comments